Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan, SMP Negeri 1 Kesamben Gelar LDK bagi Pengurus OSIS Baru
- By selvi
- 01 October 2026
Wonosalam, 27–28 September 2026 — Menjadi seorang pemimpin bukan hanya tentang kemampuan memimpin orang lain, tetapi juga tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, komunikasi, dan keberanian dalam mengambil keputusan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Pengurus OSIS SMP Negeri 1 Kesamben yang dilaksanakan pada 27–28 September 2026 di Muhammadiyah Training Center (MTC), Wonosalam, Jombang.
Kegiatan LDK ini dilaksanakan oleh SMP Negeri 1 Kesamben bekerja sama dengan FOTRAN Indonesia dengan konsep Deep Learning Leadership Training. Selama dua hari, pengurus OSIS baru mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dalam mengenal, memahami, dan mempraktikkan nilai-nilai kepemimpinan.
Kegiatan diawali dengan perjalanan menuju lokasi, pembagian kamar, makan siang, dan salat. Setelah upacara pembukaan, peserta mengikuti Leadership Rule, yaitu kegiatan penyusunan dan penyepakatan aturan bersama selama pelaksanaan LDK. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kesadaran akan hak, kewajiban, kedisiplinan, serta tanggung jawab bersama.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Leadership Report dan Leadership Experiment. Melalui berbagai aktivitas interaktif dan eksploratif, peserta dilatih untuk berpikir kritis, berkomunikasi, menghargai pendapat, serta membangun kepercayaan diri dalam menyampaikan gagasan. Pada malam hari, peserta menghadapi Leadership Challenge yang mengajak mereka belajar memecahkan permasalahan melalui kerja sama dan pengambilan keputusan.
Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan salat Subuh, bersih diri, olahraga pagi, sarapan, dan Room Inspection. Selain melatih kerapian dan kedisiplinan, kegiatan tersebut menjadi pembelajaran bahwa seorang pemimpin juga perlu memiliki kepedulian terhadap diri sendiri, lingkungan, dan tanggung jawab yang diberikan.
Selanjutnya, peserta mengikuti Teamwork Building yang dirancang untuk membangun kekompakan, komunikasi, koordinasi, dan rasa saling percaya. Berbagai tantangan yang diberikan mendorong peserta untuk berperan aktif sebagai bagian dari tim dan bersama-sama mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi.
Salah satu kegiatan yang menjadi bagian penting dalam LDK adalah New Leader, berupa penyematan Pita Merah Putih sebagai simbol tumbuhnya semangat dan jiwa kepemimpinan baru. Setelah itu, peserta mengikuti Leadership Messages sebagai ruang refleksi untuk menyampaikan pengalaman, pembelajaran, serta komitmen yang diperoleh selama mengikuti rangkaian LDK.
Tidak hanya mendapatkan materi kepemimpinan, peserta juga belajar melalui pengalaman langsung. Mulai dari membangun kedisiplinan, menyelesaikan tantangan, bekerja dalam kelompok, menjaga tanggung jawab, hingga melakukan refleksi atas proses yang telah dilalui. Dengan demikian, kegiatan LDK menjadi ruang pembelajaran yang menghubungkan konsep kepemimpinan dengan praktik nyata.
Melalui kegiatan ini, pengurus OSIS baru SMP Negeri 1 Kesamben diharapkan memiliki bekal untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam organisasi. Nilai-nilai kepemimpinan yang diperoleh selama LDK diharapkan dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan OSIS sekaligus menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa yang disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan siap memberikan kontribusi positif bagi sekolah.
Kegiatan LDK ditutup dengan Closing Ceremony sebelum peserta menyelesaikan rangkaian kegiatan dan kembali ke sekolah.
Dokumentasi: SMP Negeri 1 Kesamben
Penulis: Selvi
Kata Kunci: SMP Negeri 1 Kesamben, LDK, Latihan Dasar Kepemimpinan, OSIS, Pengurus OSIS, Kepemimpinan Siswa, LDK OSIS 2026, Deep Learning Leadership Training, FOTRAN Indonesia, Wonosalam.